"Buku pengusung peradaban. Tanpa buku, sejarah tak bernapas, sastra
bungkam, sains lumpuh, pemikiran redup. Buku adalah mesin perubahan,
jendela dunia, mercusuar yang dipancangkan di samudra waktu."(Barbara
Tuchman, jurnalis dan penulis)
Faktanya, Indonesia dengan populasi 250 juta jiwa baru mampu
memproduksi 10.000 judul pertahun. Bahkan negeri ini kalah dengan
Vietnam yang berpenduduk 80-an juta jiwa dengan 15.000 judul pertahun,
juga dengan Malaysia, padahal populasi hanya 12% dari penduduk negeri
ini... Sementara Amerika mencapai 100.000 judul pertahun, Inggris
110.000, Jepang dan India tidak kurang 60.000 judul, dan China mencapai
140 ribu. Dengan asumsi 1 judul tercetak 3.000 eksemplar maka hanya
menghasilkan 30 juta buku setahun. Artinya, 1 buku dibaca 8 orang
pertahun. Betapa menyedihkan!
Kunci Kecerdasan
Bahwa buku adalah salah satu perangkat penting dalam mencerdaskan dan
memajukan bangsa. Jepang misalnya, setelah terpuruk dalam PD II, dengan
segera menerjemahkan dan menerbitkan 21.000 judul pertahun dan
menduduki peringkat empat dunia saat itu setelah Rusia, Inggris dan
Jerman.
Solusi Paling Bijak
Gerakan sejuta buku ini sesungguhnya sangat sederhana dan tentu saja
sangat masuk akal. Untuk mewujudkan tidak perlu minta bantuan penerbit
dan pemerintah. Bisa kita bayangkan ketika kita minta seluruh penerbit
mewujudkan gerakan sejuta buku ini, berapa besar mereka harus
menanggung beban produksi. Atau, ketika kita menuntut pemerintah untuk
menaikkan anggaran menerbitkan buku. Sampai kapan gerakan sejuta buku
bisa terwujud?
Adalah sangat penting untuk kita bergerak, tanpa harus ke penerbit atau
menggantungkan harapan pada pemerintah. Dengan jumlah 250 juta jiwa
tentu bukan hal mustahil jika hanya membutuhkan satu juta
orang/penulis, yayasan/lembaga atau komunitas untuk menerbitkan buku
sendiri. Ketika ada tulisan; naskah kita yang tersimpan di laci, diary,
catatan perjalanan, terjemahan, tulisan di blog, materi seminar, hasil
penelitian, skripsi, disertasi atau bahkan kumpulan puisi. Apapun
temanya, semua itu sangat gampang untuk diterbitkan...
Benar-benar sangat sederhana, dan semua pasti bisa!
[Helmi Y., penulis adalah jurnalis, editor, penulis buku, dan
praktisi penerbitan mandiri. Bisa dihubungi via e-mail:
helmi.barometer@gmail.com]