Karya dan Klien
Ummigroup
Femina Group
PT. I.B. Van Hoeve
Qultum Media
Enno Group
Bakmi Tebet
TIFA

Hubungi Kami
 
 
SEGERA!

Kirimkan Naskah Anda dan Terbitkan!

Tanpa ke Penerbit

Tanpa Berbelit

Proses
SANGAT CEPAT

DIK DOANK, Isyarat yang Tersurat dan Mampu Tergurat


Sebuah tulisan memiliki sejarah yang panjang tentang keberhasilan seseorang. Ia harus memiliki nilai untuk membawa seseorang belajar agar tidak terperosok di lubang yang sama.

Menulis Lirik
Tentang tulisan, sementara ini saya kerap menuangkan ide-ide dengan menulis lagu. Semua tentang peristiwa yang saya alami merupakan inspirasi yang sangat berharga. Terutama pengalaman hidup saya, juga tentang sesuatu yang nggak bisa saya utarakan selain melalui lirik lagu.

Satu hal yang saya inginkan saat lagu itu sampai ke pendengar, mm.. paling tidak bisa menemani seseorang. Menjadi teman duduk saat ia dalam kesepian dan kesunyian. Lantas, mungkin ia akan mendapat sebuah renungan dan manfaat dari lirik-liriknya. Itu saja. Dan jika orang yang mendengar nanti bakal tergerak untuk malakukan hal yang ada dalam lagu tersebut, itu bukan karena lirik lagunya yang memiliki kekuatan, tapi si penikmat sendiri yang memang telah terpilih oleh-Nya untuk membuka jalan yang baru dalam hidupnya.
Keinginan kecil yang saya miliki, setidaknya jika orang lain mendengar dan melihat saya, minimal kita saling mendoakan...

Menulis Buku
Tentang penulisan buku, bagi saya, seperti saat kita membaca suatu ayat dalam al-Quran, seseorang akan mendapat satu pemahaman baru dan ia mengalami loncatan dalam hidupnya. Jadi saya berharap buku yang saya tulis lebih pada gagasan pada setiap pembaca. Karena ketika seseorang nggak lagi punya gagasan, maka ia akan berhenti sampai di situ saja; saya ingin menyuntikkan ide-ide, kreativitas dan gagasan.

Sayangnya, minat baca saat ini memang terlihat turun kalau dibanding dengan minat-minat yang lain. Tentu ini menjadi tugas seorang penulis untuk lebih kreatif menggali potensi-potensi yang dimiliki agar buku-buku lebih menarik minat baca seseorang. Misalnya tentang tema dan kedalaman isi yang harus benar-benar di gali. Kita lihat buku La Tahzan karya Dr. Aidh bin Abdullah Al-Qarni. Buku itu sangat menarik. Di sana kita akan menemui gaya hidup sederhana dan keseharian yang juga sederhana. Selain itu, penulis dalam bukunya mengajak pembaca agar tak menyesali kehidupan, tidak menentang takdir dan menolak dalil-dalil dalam al-Qur’an dan Sunnah.

Saya sangat berharap sebuah proses kreatif menulis itu seharusnya memiliki tekad untuk menggali kedalaman nilai. Dan setiap orang yang menguasai agama dengan baik idealnya menuliskan ilmu agama yang dimiliki. Ini untuk pembelajaran pada yang lain, selain tulisannya menjadi catatan cita-cita yang belum bisa dicapai oleh si penulis dan berharap pembacanyalah yang mewujudkannya. Jadi, menulis buku adalah sebuah proses membahasakan isyarat menjadi tersurat, dan surat itu harus bisa tergurat kepada orang-orang yang membutuhkan…

Artikel ini dimuat majalah Annida Edisi 04-XVII
[Helmy, penulis adalah editor, penulis buku, dan praktisi penerbitan mandiri. Bisa dihubungi via email: helmy.barometer@gmail.com]


BAROMETER MEDIA
  • Gerakan Sejuta Buku untuk Negeriku
  • Kiat Jitu Menerbitkan Buku Sendiri
  • SELF PUBLISHING, GAMPANG, IDEALIS DAN BUKA PELUANG BISNIS
  • Menulis, Tradisinya Orang Hebat dan Modern
  • Lima Langkah Mudah Menulis Buku
  • DUNIA AKSARA (1) TEMPAT NONGKRONG ASYIK DI JOGJA
  • DUNIA AKSARA (2) MODERN DAN GAUL DI PERPUS NEGERI
  • DIK DOANK, Isyarat yang Tersurat dan Mampu Tergurat
  • BENNI RUSWANDI, Karena Buku Menginspirasi Saya
PARIWARA

Copyright ® 2009 Barometerbooks.com