Karya dan Klien
Ummigroup
Femina Group
PT. I.B. Van Hoeve
Qultum Media
Enno Group
Bakmi Tebet
TIFA

Hubungi Kami
 
 
SEGERA!

Kirimkan Naskah Anda dan Terbitkan!

Tanpa ke Penerbit

Tanpa Berbelit

Proses
SANGAT CEPAT

Gerakan Sejuta Buku untuk Negeriku


Helmi Y. | 02 Mei 2009

“Buku pengusung peradaban. Tanpa buku, sejarah tak bernapas, sastra bungkam, sains lumpuh, pemikiran redup. Buku adalah mesin perubahan, jendela dunia, mercusuar yang dipancangkan di samudra waktu.” (Barbara Tuchman, jurnalis dan penulis)

Faktanya, Indonesia dengan populasi 250 juta jiwa baru mampu memproduksi 10.000 judul pertahun. Bahkan negeri ini kalah dengan Vietnam yang berpenduduk 80-an juta jiwa dengan 15.000 judul pertahun, juga dengan Malaysia, padahal populasi hanya 12% dari penduduk negeri ini...
Sementara Amerika mencapai 100.000 judul pertahun, Inggris 110.000, Jepang dan India tidak kurang 60.000 judul, dan China mencapai 140 ribu.

Dengan asumsi 1 judul tercetak 3.000 eksemplar maka hanya menghasilkan 30 juta buku setahun. Artinya, 1 buku dibaca 8 orang pertahun. Betapa menyedihkan!

Kunci Kecerdasan
Bahwa buku adalah salah satu perangkat penting dalam mencerdaskan dan memajukan bangsa. Jepang misalnya, setelah terpuruk dalam PD II, dengan segera menerjemahkan dan menerbitkan 21.000 judul pertahun dan menduduki peringkat empat dunia saat itu setelah Rusia, Inggris dan Jerman.

Solusi Paling Bijak
Gerakan sejuta buku ini sesungguhnya sangat sederhana dan tentu saja sangat masuk akal. Untuk mewujudkan tidak perlu minta bantuan penerbit dan pemerintah. Bisa kita bayangkan ketika kita minta seluruh penerbit mewujudkan gerakan sejuta buku ini, berapa besar mereka harus menanggung beban produksi. Atau, ketika kita menuntut pemerintah untuk menaikkan anggaran menerbitkan buku. Sampai kapan gerakan sejuta buku bisa terwujud?

Adalah sangat penting untuk kita bergerak, tanpa harus ke penerbit atau menggantungkan harapan pada pemerintah. Dengan jumlah 250 juta jiwa tentu bukan hal mustahil jika hanya membutuhkan satu juta orang/penulis, yayasan/lembaga atau komunitas untuk menerbitkan buku sendiri. Ketika ada tulisan; naskah kita yang tersimpan di laci, diary, catatan perjalanan, terjemahan, tulisan di blog, materi seminar, hasil penelitian, skripsi, disertasi atau bahkan kumpulan puisi. Apapun temanya, semua itu sangat gampang untuk diterbitkan…
Benar-benar sangat sederhana, dan semua pasti bisa!
[Helmi Y., penulis adalah jurnalis, editor, penulis buku, dan praktisi penerbitan mandiri. Bisa dihubungi via e-mail: helmi.barometer@gmail.com]
BAROMETER MEDIA
  • Gerakan Sejuta Buku untuk Negeriku
  • Kiat Jitu Menerbitkan Buku Sendiri
  • SELF PUBLISHING, GAMPANG, IDEALIS DAN BUKA PELUANG BISNIS
  • Menulis, Tradisinya Orang Hebat dan Modern
  • Lima Langkah Mudah Menulis Buku
  • DUNIA AKSARA (1) TEMPAT NONGKRONG ASYIK DI JOGJA
  • DUNIA AKSARA (2) MODERN DAN GAUL DI PERPUS NEGERI
  • DIK DOANK, Isyarat yang Tersurat dan Mampu Tergurat
  • BENNI RUSWANDI, Karena Buku Menginspirasi Saya
PARIWARA

Copyright ® 2009 Barometerbooks.com